Tsunami setinggi 3 meter menyapu Kepulauan Mentawai pada Senin (25/10) kemarin malam. Tsunami ini menyusul gempa berkekuatan 7,2 SR yang mengguncang Sumatera Barat: Korban Tsunami Mentawai 108 Orang Tewas, 502 Hilang
Wahai Saudaraku....
"Janganlah bersedih jika sering di timpa musibah!
1) tanyakan pada diri kita : apa kemungkinan terburuk yang akan terjadi?
2) persiapkan diri anda untuk menerima dan menghadapinya
3) kemudian, hadapi dengan tenang untuk menjadikan kemungkinan terburuk itu menjadi lebih baik.
{ Tidak ada yang menyatakan terjadinya hari itu selain Allah } (Q.S An-Najm : 58)
Kita do'a kan mg mereka yang menimpai musibah tetap semangat dan bersabar....... tetap berdo'a kepada Allah SWT.... hanya Allah yang tahu apa-apa yang ada dalam Alam Semesta ini..... (Hrm)
SELAMAT DATANG
SEMOGA ADA MANFAAT
Selasa, 26 Oktober 2010
Minggu, 24 Oktober 2010
Data Gaseu
Tempat yang enak di kunjungi waktu kita berekreasi dalam wilayah Aceh Besar..... yang sangat-sangat indah dan menawan....... itulah Data Gaseu yang belum rame orang tau dimana tempatnya... padahal tempat yang paling enak untuk bersantai bersama keluarga, dan juga kawan-kawan....
Data Gaseu adalah daerah yang lalulalang orang yang berjalan, tapi sangat sedikit yang tau tempat ini, tapi herannya padahal mereka selalu lewat dari situ...... Data Gaseu di jalan menuju kekota Jantho, beberapa kilometer dari simpang Jantho Aceh Besar. Tampak permandangan yang begitu indah, didampingi oleh sungai yang jernih, dan juga gunung selawah yang indah dan menawan sampai mambuat pikiran kita fresh, dan juga tetap semangat dalam berfikir..... pantas Data Gaseu yang begitu indah di ciptakan oleh Allah SWT....... kita harus banyak mengetahuinya..... tetap bersemangat dalam belajar.........
Data Gaseu adalah daerah yang lalulalang orang yang berjalan, tapi sangat sedikit yang tau tempat ini, tapi herannya padahal mereka selalu lewat dari situ...... Data Gaseu di jalan menuju kekota Jantho, beberapa kilometer dari simpang Jantho Aceh Besar. Tampak permandangan yang begitu indah, didampingi oleh sungai yang jernih, dan juga gunung selawah yang indah dan menawan sampai mambuat pikiran kita fresh, dan juga tetap semangat dalam berfikir..... pantas Data Gaseu yang begitu indah di ciptakan oleh Allah SWT....... kita harus banyak mengetahuinya..... tetap bersemangat dalam belajar.........
Senin, 11 Oktober 2010
Merindukan Kebangkitan Remaja Masjid di Indrapuri
Oleh Sayed Muhammad Husen
Ketua Umum Remaja Masjid Raya Baiturrahman 2000-2003
Sekarang, saya kembali kembali ke Lampanah, namun tidak menyaksikan lagi kagairahan RMS sepeti para senior dan pendahulunya. Zaman telah berubah. Kebutuhan pemuda-remaja mungkin dalam berkelompok (berorganisasi) juga berubah. Mereka tidak lagi berharap mesranya persahabatan, namun mulai mengandalkan prestasi individualistik. Mempersiapkan diri menjadi pribadi sukses dan mampu bersaing memperebutkan pasar kerja. Bisa jadi, RMS atau organiasi pemuda-remaja lainnya tak mampu “memenuhi” kebutuhan mereka.
Saya mendengar penuturan beberapa aktivis di Indrapuri, Aceh Besar, bahwa sangat sulit menggerakkan organisisasi pemuda-remaja pada masa sekarang ini. Hampir semua perkumpulam pemuda-remaja “lesu darah” (kalau tak kita katakan hampir mati). Organisai Remaja Masjid (RM) tinggal papan nama (bahkan papan nama pun tak ada). Kaum muda lebih memilih kegiatan ekstra sekolah dan kampus dibandingkan memenuhi undangan mengikuti aktivitas RM. Sebagian lagi malah bersikap apatis dan “cuek bebek”.
Namun dibalik itu, saya menyaksikan sejumlah anak muda masih saja bergiat mengurus IPPEMINDRA. “Mereka itulah pemilik masa depan Aceh Besar masa depan,” kata saya pada Afdhil, mantan Ketua IPPEMINDRA. Mereka adalah calom pimpinan pada instansi pemerintah dan swasta. Mereka memiliki mimpi bagaimana membangun Indrapuri dan Aceh Besar lebih baik dari sekarang ini. “Bisa jadi mereka pula nanti yang mampu memindahkan ibukota Aceh Besar ke Indrapuri,” kata saya, setengah seius.
Sepantasnya elit masyarakat Indrapuri memberi apresiasi yang tinggi terhadap IPPEMINDRA, yang setiap tahun (baca: bulan Ramadhan) mampu menggelar pengkaderan/pesantren kilat. Dari pengkaderan ini akan lahir para tokoh muda yang punya visi dan mimpi. Dari mereka kita berharap lahirnya berbagai konsep dan terobosan memajukan politik dan ekonomi Aceh Besar dan bangsa ini. Hampir dapat dipastikan, di luar mereka hanya menjadi penonton dan pengekor belaka.
Ketua Umum Remaja Masjid Raya Baiturrahman 2000-2003
Dua puluh tahun lalu saya mengenal teman-teman Remaja Masjid Asy-Syuhada (RMS), Lampanah, Indrapuri gigih menggelar berbagai kegiatan pembinaan pemuda-remaja. Mereka melakukan aktivitas aneka lomba, pengembangan sumber daya manusia hingga memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah. Kami diundang dari dari Masjid Raya Baiturrahman untuk mendukung kegiatan mereka. Teman-teman yang ketika itu menjadi peserta pelatihan kader, saat ini telah berkerja sebagai profesional, pengusaha, dan menjadi tokoh masyarakat.
Sekarang, saya kembali kembali ke Lampanah, namun tidak menyaksikan lagi kagairahan RMS sepeti para senior dan pendahulunya. Zaman telah berubah. Kebutuhan pemuda-remaja mungkin dalam berkelompok (berorganisasi) juga berubah. Mereka tidak lagi berharap mesranya persahabatan, namun mulai mengandalkan prestasi individualistik. Mempersiapkan diri menjadi pribadi sukses dan mampu bersaing memperebutkan pasar kerja. Bisa jadi, RMS atau organiasi pemuda-remaja lainnya tak mampu “memenuhi” kebutuhan mereka.
Saya mendengar penuturan beberapa aktivis di Indrapuri, Aceh Besar, bahwa sangat sulit menggerakkan organisisasi pemuda-remaja pada masa sekarang ini. Hampir semua perkumpulam pemuda-remaja “lesu darah” (kalau tak kita katakan hampir mati). Organisai Remaja Masjid (RM) tinggal papan nama (bahkan papan nama pun tak ada). Kaum muda lebih memilih kegiatan ekstra sekolah dan kampus dibandingkan memenuhi undangan mengikuti aktivitas RM. Sebagian lagi malah bersikap apatis dan “cuek bebek”.
Namun dibalik itu, saya menyaksikan sejumlah anak muda masih saja bergiat mengurus IPPEMINDRA. “Mereka itulah pemilik masa depan Aceh Besar masa depan,” kata saya pada Afdhil, mantan Ketua IPPEMINDRA. Mereka adalah calom pimpinan pada instansi pemerintah dan swasta. Mereka memiliki mimpi bagaimana membangun Indrapuri dan Aceh Besar lebih baik dari sekarang ini. “Bisa jadi mereka pula nanti yang mampu memindahkan ibukota Aceh Besar ke Indrapuri,” kata saya, setengah seius.
Sepantasnya elit masyarakat Indrapuri memberi apresiasi yang tinggi terhadap IPPEMINDRA, yang setiap tahun (baca: bulan Ramadhan) mampu menggelar pengkaderan/pesantren kilat. Dari pengkaderan ini akan lahir para tokoh muda yang punya visi dan mimpi. Dari mereka kita berharap lahirnya berbagai konsep dan terobosan memajukan politik dan ekonomi Aceh Besar dan bangsa ini. Hampir dapat dipastikan, di luar mereka hanya menjadi penonton dan pengekor belaka.
Untuk itu, patut kita pikirkan satu skenario pembangunan pemuda-remaja Indrapuri masa depan. Mengubah iklim apatisme pemuda-remaja terhadap organisasi. Memupuk kembali harapan mereka akan masa depan yang lebih cemerlang. Mereka kita arahkan menjadi pemuda-remaja yang mencatai ilmu dan pengalaman. Menjadi pemuda-remaja yang dengan dekat tuhan, agama dan masayarat. Melahirkan pemuda-remaja (muslim-muslimah) yang berakhlak mulia, menghargai adat istiadat dan memiliki spirit yang kuat untuk melakukan perubahan menuju negeri yang adil dan sejahterra dalam lindungan Allah Swt.
Sudah saatnya kita menghidupkan kembali Remaja Masjid dan Remaja Meunasah sebagai wadah berhimpun pemuda-remaja di lapisan bawah. Kita fasilitasi mereka dengan berbagai kegiatan pengembangan bakat dan minat, serta aktivitas lain yang mendukung sukses belajar di sekolah dan perguruan tinggi. Terus terang, saya merindukan kembali kebangkitan Remaja Masjid seperti 20 tahun lalu di Lampanah. Yakin bisa.
Bagaimana Keadaan Remaja Islam Sekarang??
Remaja saat ini sangat-sangat bebas dalam pergaulannya, kadang dia tidak ada tujuan kemana ia akan menuju untuk yang akan datang. Cuma bisa membangga-bangga kan diri dengan apa yang telah ada padanya, ada juga yang membanggakan punya orang tuanya sendiri.
Kalau kita tanya tentang agama banyak remaja yang mengaku Islam, tapi tidak tahu mengenai, Sirah Nabinya, Sahabatnya, bahkan dulu waktu saat sekolah sudah di ajarkan dalam pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, tapi waktu kita tanya "siapa sih Abu Bakar itu??" ada juga yang tidak tahu, belum yang lain ditanya.
Bahkan banyak remaja sekarang tiap pergatian tahun baru selalu mereka merayakan, bersukaria, meniup trompet, malah ada yang berkumpul-kumpul lomba balapan liar yang mengganggu ketentraman masyarakat.
Tahun baru yang nyata-nyata merayakan itu bukanlah tahun Islam baik dari historis maupun dari pandangan umum, tapi coba lihat waktu tanggal 1 Muharram tahun Hijriyah apakah ada yang peduli terhadap tahun yang memiliki sejarah bagi orang yang beriman yang sangat berarti sekaligus sebuah sejarah perjuangan Nabi yang bukan hanya untuk diperingati namun juga sebagai sebuah ibrah yang harus kita amalkan pada setiap individu masing-masing maupun seluruhnya.
coba tanya pada pemuda-pemuda yang mengaku Islam yang mondar mandir dijalanan, coba suruh menyebutkan 12 bulan dalam tahun masehi, lalu coba suruh menyebutkan 12 bulan pula pada tahun hijriyah!!
Allahu Akbar, bagaimana tidak? tahun orang romawi (nasrani) mereka hafal, namun tahun hijriyah tahun agamanya sendiri tidak tahu, jika bulan hijriyah saja tidak hafal, lalu bagaimana sejarahnya?
Bagaimana pendapat anda mengenai ini?? lalu apakah Remaja kita masih ada yang tidak tahu bulannya sendiri??
Budaya di luar Islam banyak merebak hingga mereka buta terhadap agamanya sendiri.
ya Allah berikanlah hidayahmu, tunjukilah kami semua kejalan yang Engkau Ridhai. Amin ya Rabbal’alamin….. ( Hrm / 01.10.2010 )
Kalau kita tanya tentang agama banyak remaja yang mengaku Islam, tapi tidak tahu mengenai, Sirah Nabinya, Sahabatnya, bahkan dulu waktu saat sekolah sudah di ajarkan dalam pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, tapi waktu kita tanya "siapa sih Abu Bakar itu??" ada juga yang tidak tahu, belum yang lain ditanya.
Bahkan banyak remaja sekarang tiap pergatian tahun baru selalu mereka merayakan, bersukaria, meniup trompet, malah ada yang berkumpul-kumpul lomba balapan liar yang mengganggu ketentraman masyarakat.
Tahun baru yang nyata-nyata merayakan itu bukanlah tahun Islam baik dari historis maupun dari pandangan umum, tapi coba lihat waktu tanggal 1 Muharram tahun Hijriyah apakah ada yang peduli terhadap tahun yang memiliki sejarah bagi orang yang beriman yang sangat berarti sekaligus sebuah sejarah perjuangan Nabi yang bukan hanya untuk diperingati namun juga sebagai sebuah ibrah yang harus kita amalkan pada setiap individu masing-masing maupun seluruhnya.
coba tanya pada pemuda-pemuda yang mengaku Islam yang mondar mandir dijalanan, coba suruh menyebutkan 12 bulan dalam tahun masehi, lalu coba suruh menyebutkan 12 bulan pula pada tahun hijriyah!!
Allahu Akbar, bagaimana tidak? tahun orang romawi (nasrani) mereka hafal, namun tahun hijriyah tahun agamanya sendiri tidak tahu, jika bulan hijriyah saja tidak hafal, lalu bagaimana sejarahnya?
Bagaimana pendapat anda mengenai ini?? lalu apakah Remaja kita masih ada yang tidak tahu bulannya sendiri??
Budaya di luar Islam banyak merebak hingga mereka buta terhadap agamanya sendiri.
ya Allah berikanlah hidayahmu, tunjukilah kami semua kejalan yang Engkau Ridhai. Amin ya Rabbal’alamin….. ( Hrm / 01.10.2010 )
Jumat, 24 September 2010
Mau Lindungi Anak, 7 Gajah Tewas Ditabrak KA
VIVAnews - Kabar sedih bagi para pencinta gajah. Tujuh ekor hewan mamalia raksasa itu tewas dan seekor lagi luka akibat diterjang kereta api di India, Kamis 23 September 2010. Diduga kawanan gajah itu berusaha melindungi dua anak mereka, yang terjebak di tengah rel kereta saat menyeberang.
Menurut ahli konservasi hutan India, Atanu Raha, peristiwa pilu yang terjadi di daerah Jaipaguri, Bengal Barat, ini karena sekawanan gajah dewasa sengaja menggunakan diri mereka sebagai tameng untuk melindungi anak gajah.
“Para gajah berkumpul di sekeliling dua anak gajah untuk melindungi mereka ketika tertabrak,” ujar Raha seperti dilansir dari kantor berita Associated Press.
Sayangnya, aksi bunuh diri ini tidak membuahkan hasil, dua anak gajah yang berusaha dilindungi juga termasukdalam tujuh gajah yang tewas. Petugas Kehutanan daerah tersebut, Sumita Ghatak, mengatakan bahwa insiden ini adalah merupakan insiden yang memakan jumlah korban gajah paling banyak.
“Ini adalah insiden pertama di negara ini yang menyebabkan banyak gajah mati dalam sekali insiden. Ini sangat mengejutkan,” ujar Ghatak.
Menurut data dari Wildlife Trust india, sejak tahun 1987, kereta di India telah membunuh 118 gajah. Lebih dari 20 gajah terbunuh karena insiden serupa di wilayah Bengal Barat yang dikenal sebagai wilayah perlindungan hewan liar ini.
Daerah jalur kereta di distrik Jaipaguri ini adalah jalur perlintasan gajah yang seringkali memakan korban. Raha mengatakan bahwa kereta yang melewati daerah tersebut haruslah berkecepatan maksimal 24 mil/jam, namun kereta yang menabrak gajah tersebut berkecepatan hingga 43 mil/jam.
“Kami telah melayangkan protes melalui kantor polisi setempat kepada perusahaan kereta api,” ujarnya.
India adalah tempat bagi 25.000 ekor gajah yang jumlahnya kian menyusut setiap tahun. Gajah dianggap sebagai hewan suci di India dan awal bulan ini Kementerian Kehutanan mengumumkan gajah adalah “binatang warisan nasional India”. Dengan pengumuman ini, berarti gajah memiliki perlindungan yang sama dengan harimau India yang terancam punah.
Akibat insiden ini, ratusan orang menggelar aksi demonstrasi di dekat lokasi kecelakaan. Menteri Lingkungan India, Jairam Ramesh, juga menyatakan kekecewaannya atas insiden ini. Jairam yang saat ini sedang berada di New York untuk mengikuti forum lingkungan internasional mengatakan akan segera menemui Dewan Kereta Api untuk memastikan keselamatan gajah.
“Ini bukanlah yang pertama kalinya insiden serupa terjadi, walaupun skalanya kali ini luar biasa untuk daerah perbatasan di Timur Laut. Tragedi ini sangat memilukan, kementerian kehutanan akan mengambil langkah untuk mendirikan konservasi national untuk melindungi gajah dan membuat jalur penyeberangan khusus gajah,” ujarnya seperti dilansir dari laman berita India Rediff.
• VIVAnews
Menurut ahli konservasi hutan India, Atanu Raha, peristiwa pilu yang terjadi di daerah Jaipaguri, Bengal Barat, ini karena sekawanan gajah dewasa sengaja menggunakan diri mereka sebagai tameng untuk melindungi anak gajah.
“Para gajah berkumpul di sekeliling dua anak gajah untuk melindungi mereka ketika tertabrak,” ujar Raha seperti dilansir dari kantor berita Associated Press.
Sayangnya, aksi bunuh diri ini tidak membuahkan hasil, dua anak gajah yang berusaha dilindungi juga termasukdalam tujuh gajah yang tewas. Petugas Kehutanan daerah tersebut, Sumita Ghatak, mengatakan bahwa insiden ini adalah merupakan insiden yang memakan jumlah korban gajah paling banyak.
“Ini adalah insiden pertama di negara ini yang menyebabkan banyak gajah mati dalam sekali insiden. Ini sangat mengejutkan,” ujar Ghatak.
Menurut data dari Wildlife Trust india, sejak tahun 1987, kereta di India telah membunuh 118 gajah. Lebih dari 20 gajah terbunuh karena insiden serupa di wilayah Bengal Barat yang dikenal sebagai wilayah perlindungan hewan liar ini.
Daerah jalur kereta di distrik Jaipaguri ini adalah jalur perlintasan gajah yang seringkali memakan korban. Raha mengatakan bahwa kereta yang melewati daerah tersebut haruslah berkecepatan maksimal 24 mil/jam, namun kereta yang menabrak gajah tersebut berkecepatan hingga 43 mil/jam.
“Kami telah melayangkan protes melalui kantor polisi setempat kepada perusahaan kereta api,” ujarnya.
India adalah tempat bagi 25.000 ekor gajah yang jumlahnya kian menyusut setiap tahun. Gajah dianggap sebagai hewan suci di India dan awal bulan ini Kementerian Kehutanan mengumumkan gajah adalah “binatang warisan nasional India”. Dengan pengumuman ini, berarti gajah memiliki perlindungan yang sama dengan harimau India yang terancam punah.
Akibat insiden ini, ratusan orang menggelar aksi demonstrasi di dekat lokasi kecelakaan. Menteri Lingkungan India, Jairam Ramesh, juga menyatakan kekecewaannya atas insiden ini. Jairam yang saat ini sedang berada di New York untuk mengikuti forum lingkungan internasional mengatakan akan segera menemui Dewan Kereta Api untuk memastikan keselamatan gajah.
“Ini bukanlah yang pertama kalinya insiden serupa terjadi, walaupun skalanya kali ini luar biasa untuk daerah perbatasan di Timur Laut. Tragedi ini sangat memilukan, kementerian kehutanan akan mengambil langkah untuk mendirikan konservasi national untuk melindungi gajah dan membuat jalur penyeberangan khusus gajah,” ujarnya seperti dilansir dari laman berita India Rediff.
• VIVAnews
Kamis, 23 September 2010
Jajak Pendapat Tentang Agama Yang Dianut Obama
Perseteruan mengenai agama apakah yang di anut oleh Presiden Barrack Obama menjadi pembicaraan hangat Kristen ataukah Islam. Jajak pendapatpun di gelar untuk mengetahui respon dari masyarakat. Namun dari hasil jajak pendapat tersebut sekitar 43 persen suara menyatakan tidak mengetahuinya, hanya sekitar 18 persen yang menyatakan bahwa Obama beragama Islam.
Saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini rupanya menjadi momen yang tak begitu nyaman bagi kebanyakan warga Uwak Sam (US). Salah satu pemicunya adalah soal rencana pembangunan masjid di kawasan tempat kejadian perkara (TKP) tragedi penyerangan 11 September 2001 di Manhattan, New York. Mendapat dukungan dari Wali Kota New York Michael Bloomberg dan Presiden Barack Obama, rencana itu justru mendapat tentangan dari warga AS.
Obama yang keukeuh mendukung rencana itu berprinsip bahwa rakyat AS memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadahnya. “Ini negara demokratis,” katanya sebagaimana warta media AFP pada Jumat (20/8/2010).
Nah, lantaran sikapnya itu, Pew Research melakukan survei menyangkut agama yang dianut Barack Obama. Ada 3.003 warga yang disertakan dalam jajak pendapat yang digelar sebelum 13 Agustus itu. Hasilnya, 18 persen responden mengatakan kalau Barack Obama beragama Islam. Angka ini naik dari sebelumnya, 11 persen, pada Maret lalu.
Hal menarik juga terjadi di kalangan pengikut Partai Republik, seteru politik Obama yang berasal dari Partai Demokrat itu. Dalam jajak pendapat itu, 34 persen penganut Republik mengatakan kalau Obama memang beragama Islam. Kemudian, hanya sepertiga responden yang secara tepat mengenali kalau Obama beragama Kristen.
“Sebetulnya, kami tidak tahu Obama menganut agama apa,” begitu suara 43 persen responden.
Reaksi
Jadilah, survei itu kemudian mengundang reaksi. Pihak Gedung Putih justru mengatakan kalau pertanyaan soal agama Obama adalah macam kampanye misinformasi oleh para lawan politiknya. Adalah Penasihat Keagamaan Gedung Putih Joshua DuBois yang ikut angkat bicara.
“Meski presiden rajin dan memegang teguh keyakinan Kristennya, ada orang-orang tertentu yang berniat menyebarkan kebohongan tentang presiden dan nilai-nilai serta keyakinannya,” katanya.
Memang, nyatanya, jajak pendapat itu memunculkan dua kubu berseberangan. Pada sisi responden yang yakin kalau Obama beragama Islam justru mengatakan bahwa kinerja Obama buruk. Sementara yang yakin kalau Obama beragama Kristen justru memuji kinerja Obama.
Kabar tentang jajak pendapat tersiar di tengah kekhawatiran sebagian warga Muslim AS bahwa mereka akan menjadi sasaran terkait dengan Idul Fitri tahun ini yang jatuh pada 11 September, ulang tahun serangan teror 2001.
Sebagian khawatir masa perayaan Idul Fitri itu akan ditafsirkan sebagai sukacita atas serangan tersebut.(Kompas.com)
Saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini rupanya menjadi momen yang tak begitu nyaman bagi kebanyakan warga Uwak Sam (US). Salah satu pemicunya adalah soal rencana pembangunan masjid di kawasan tempat kejadian perkara (TKP) tragedi penyerangan 11 September 2001 di Manhattan, New York. Mendapat dukungan dari Wali Kota New York Michael Bloomberg dan Presiden Barack Obama, rencana itu justru mendapat tentangan dari warga AS.
Obama yang keukeuh mendukung rencana itu berprinsip bahwa rakyat AS memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadahnya. “Ini negara demokratis,” katanya sebagaimana warta media AFP pada Jumat (20/8/2010).
Nah, lantaran sikapnya itu, Pew Research melakukan survei menyangkut agama yang dianut Barack Obama. Ada 3.003 warga yang disertakan dalam jajak pendapat yang digelar sebelum 13 Agustus itu. Hasilnya, 18 persen responden mengatakan kalau Barack Obama beragama Islam. Angka ini naik dari sebelumnya, 11 persen, pada Maret lalu.
Hal menarik juga terjadi di kalangan pengikut Partai Republik, seteru politik Obama yang berasal dari Partai Demokrat itu. Dalam jajak pendapat itu, 34 persen penganut Republik mengatakan kalau Obama memang beragama Islam. Kemudian, hanya sepertiga responden yang secara tepat mengenali kalau Obama beragama Kristen.
“Sebetulnya, kami tidak tahu Obama menganut agama apa,” begitu suara 43 persen responden.
Reaksi
Jadilah, survei itu kemudian mengundang reaksi. Pihak Gedung Putih justru mengatakan kalau pertanyaan soal agama Obama adalah macam kampanye misinformasi oleh para lawan politiknya. Adalah Penasihat Keagamaan Gedung Putih Joshua DuBois yang ikut angkat bicara.
“Meski presiden rajin dan memegang teguh keyakinan Kristennya, ada orang-orang tertentu yang berniat menyebarkan kebohongan tentang presiden dan nilai-nilai serta keyakinannya,” katanya.
Memang, nyatanya, jajak pendapat itu memunculkan dua kubu berseberangan. Pada sisi responden yang yakin kalau Obama beragama Islam justru mengatakan bahwa kinerja Obama buruk. Sementara yang yakin kalau Obama beragama Kristen justru memuji kinerja Obama.
Kabar tentang jajak pendapat tersiar di tengah kekhawatiran sebagian warga Muslim AS bahwa mereka akan menjadi sasaran terkait dengan Idul Fitri tahun ini yang jatuh pada 11 September, ulang tahun serangan teror 2001.
Sebagian khawatir masa perayaan Idul Fitri itu akan ditafsirkan sebagai sukacita atas serangan tersebut.(Kompas.com)
Mengagas Masjid Portable
Seorang pengusaha Tunisia menciptakan gagasan revolusioner untuk membantu umat Muslim yang amat sibuk agar tetap bisa bersembahyang. Hassmem Bounamcha, yang juga merupakan imam di sebuah masjid di Paris utara, mungkin memancing tanda tanya bagi para pemeluk umat Islam yang tradisional.
Dia menciptakan semacam "masjid portable" untuk orang-orang di perkotaan dengan gaya hidup modern yang super sibuk. Dengan tinggi dua meter dan bisa dilipat, Bounamcha yakin "masjid portable" itu merupakan atmosfir yang tepat untuk bersembahyang dan bekontemplasi.
"Masjid portable" -yang mungkin lebih tepat merupakan ruang sembahyang- gagasan Bounamcha dihias dengan kutipan Quran, seperti dilaporkan wartawan BBC di Paris, Christian Fraser. Karena ringan -dan bisa ditempelkan di sebuah dinding agar berdiri dengan kokoh- ruang sembahyang ini juga bisa diarahkan dengan mudah ke arah Mekkah.
Bounamchma mengatakan dia memahami sepenuhnya kehidupan yang sibuk di jaman modern sehingga orang tidak bisa begitu saja meninggalkan hal yang sedang dikerjakan untuk langsung pergi bersembahyang.
Dia berpendapat masjid ciptaannya cocok buat umat Muslim perempuan di Prancis, yang segera akan menghadapi undang-undang baru yang melarang penggunaan burqa. Harga ruang sembahyang yang dibuat dari bahan polystyrene ini beragam, dengan yang termahal mencapai US$ 450 atau sekitar Rp 4,5 juta. Di sebuah negara dengan jumlah umat Islam mencapai enam juta, Bounamcha mungkin berdoa juga agar ciptaannya bisa menghasilkan sedikit keuntungan. (Sember CYber Sabili)
Dia menciptakan semacam "masjid portable" untuk orang-orang di perkotaan dengan gaya hidup modern yang super sibuk. Dengan tinggi dua meter dan bisa dilipat, Bounamcha yakin "masjid portable" itu merupakan atmosfir yang tepat untuk bersembahyang dan bekontemplasi.
"Masjid portable" -yang mungkin lebih tepat merupakan ruang sembahyang- gagasan Bounamcha dihias dengan kutipan Quran, seperti dilaporkan wartawan BBC di Paris, Christian Fraser. Karena ringan -dan bisa ditempelkan di sebuah dinding agar berdiri dengan kokoh- ruang sembahyang ini juga bisa diarahkan dengan mudah ke arah Mekkah.
Bounamchma mengatakan dia memahami sepenuhnya kehidupan yang sibuk di jaman modern sehingga orang tidak bisa begitu saja meninggalkan hal yang sedang dikerjakan untuk langsung pergi bersembahyang.
Dia berpendapat masjid ciptaannya cocok buat umat Muslim perempuan di Prancis, yang segera akan menghadapi undang-undang baru yang melarang penggunaan burqa. Harga ruang sembahyang yang dibuat dari bahan polystyrene ini beragam, dengan yang termahal mencapai US$ 450 atau sekitar Rp 4,5 juta. Di sebuah negara dengan jumlah umat Islam mencapai enam juta, Bounamcha mungkin berdoa juga agar ciptaannya bisa menghasilkan sedikit keuntungan. (Sember CYber Sabili)
Guru Perempuan Ajak Murid Berhubungan Intim
TEMPO Interaktif, Merseyside - Seorang guru perempuan di SMA Birkdale, Merseyside, Inggris diseret ke meja hijau akibat mengajak dua murid laki-lakinya berhubungan badan. Seperti dilansir di situs Daily Mail, Kamis (23/9), Hina Patel, 37, merupakan guru pengganti di sekolah khusus laki-laki yang memiliki 930 siswa itu.
Menurut situs sekolah itu, Nona Patel merupakan guru kesejahteraan dan membimbing murid di majalah sekolah. Kasus ini merebak awal tahun, dan guru berkulit gelap itu langsung diskors.
Kemarin, dia menghadapi tuntutan pengadilan dengan pasal penyalahgunaan seksual terhadap anak di bawah umur. Identitas dua anak yang berumur 16 tahun itu sengaja dirahasiakan. Mereka sudah berhenti dari sekolahnya, yang terkenal berprestasi di bidang olahraga itu.
Meski hubungan seksual itu dilakukan tanpa paksaan, namun Nona Patel dianggap bersalah karena mengajak anak di bawah usia 18 tahun berhubungan badan. Kepala Sekolah Gary Loveridge tidak berkomentar banyak. "Kalau kami berasumsi, bisa mengacaukan penyelidikan polisi," katanya.
Menurut ayah murid yang enggan menyebut identitasnya, sekolah sudah melakukan hal yang benar dalam kasus ini. "Namun masih ada kekhawatiran di antara murid," ujarnya.
DAILY MAIL
REZA M
Menurut situs sekolah itu, Nona Patel merupakan guru kesejahteraan dan membimbing murid di majalah sekolah. Kasus ini merebak awal tahun, dan guru berkulit gelap itu langsung diskors.
Kemarin, dia menghadapi tuntutan pengadilan dengan pasal penyalahgunaan seksual terhadap anak di bawah umur. Identitas dua anak yang berumur 16 tahun itu sengaja dirahasiakan. Mereka sudah berhenti dari sekolahnya, yang terkenal berprestasi di bidang olahraga itu.
Meski hubungan seksual itu dilakukan tanpa paksaan, namun Nona Patel dianggap bersalah karena mengajak anak di bawah usia 18 tahun berhubungan badan. Kepala Sekolah Gary Loveridge tidak berkomentar banyak. "Kalau kami berasumsi, bisa mengacaukan penyelidikan polisi," katanya.
Menurut ayah murid yang enggan menyebut identitasnya, sekolah sudah melakukan hal yang benar dalam kasus ini. "Namun masih ada kekhawatiran di antara murid," ujarnya.
DAILY MAIL
REZA M
BJ Habibie Beri Saran kepada Gubernur untuk Atasi Masalah Jakarta
TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Presiden Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie memberikan beberapa masukkan kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk mengatasi berbagai macam masalah yang menjadi momok bagi Ibu Kota. “Saya bertemu dengan Gubernur untuk menanyakan lebih detail permasalahan yang ada di Jakarta," kata Habibie dikediamannya, Kamis (23/9).
Pertemuan itu berlangsung di kediaman Habibie, Patra Kuningan XIII Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta Hasan Basri, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Mochamad Tauchid Tjakra Amidjaja, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ery Basworo, Kepala Dinas Tata Ruang Wiryatmoko, Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Hari Sasongko, dan Sekretaris Perusahaan Mass Rapid Transit (MRT) Eddy Santosa.
Menurut Habibie, dia juga memberikan pertanyaan-pertanyan agar gubernur bisa mengembangkan kemampuan Fauzi. "Pertanyaan saya tadi cukup membuat rangsangan sehingga Gubernur bekerja sesuai dengan ilmu pengetahuan dan knowledge yang dimiliki,” kata Habibie.
Di tempat yang sama, Fauzi Bowo mengatakan, saran Habibie itu antara lain menyangkut masalah pemberlakuan Electronic Road Pricing (ERP). Sebelum sistem itu diterapkan Habibie menyarankan agar pemerintah menyiapkan bus yang memberi kenyamanan kepada masyarakat. Dengan adanya kenyamanan ini orang dengan suka rela beralih dari kendaraan pribadi ke anggutan umum.
Saran kedua, kata fauzi, berkaitan dengan masalah banjir di Jakarta. Habibie menyarankan agar penmerintah membuat tendon air yang bisa menjernihkan air secara langsung dari waduk. "Ke depan, kami akan mendesain reklamasi juga dibuatkan tendon-tandon. Sehingga fresh water dari penyaringan air laut bisa dijadikan cadangan air bersih,” ujar Fauzi.
Saran Habibie lainnya adalah membuat pengintegrasian antara desain tata ruang dengan desain transportasi. Dengan pengintegrasian ini, menurut perhitungan Habibie, dapat menghemat biaya dan juga menghemat 1/6 waktu perjalanan dari hunian ke kantor.
Renny Fitria Sari
Pertemuan itu berlangsung di kediaman Habibie, Patra Kuningan XIII Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta Hasan Basri, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Mochamad Tauchid Tjakra Amidjaja, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ery Basworo, Kepala Dinas Tata Ruang Wiryatmoko, Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Hari Sasongko, dan Sekretaris Perusahaan Mass Rapid Transit (MRT) Eddy Santosa.
Menurut Habibie, dia juga memberikan pertanyaan-pertanyan agar gubernur bisa mengembangkan kemampuan Fauzi. "Pertanyaan saya tadi cukup membuat rangsangan sehingga Gubernur bekerja sesuai dengan ilmu pengetahuan dan knowledge yang dimiliki,” kata Habibie.
Di tempat yang sama, Fauzi Bowo mengatakan, saran Habibie itu antara lain menyangkut masalah pemberlakuan Electronic Road Pricing (ERP). Sebelum sistem itu diterapkan Habibie menyarankan agar pemerintah menyiapkan bus yang memberi kenyamanan kepada masyarakat. Dengan adanya kenyamanan ini orang dengan suka rela beralih dari kendaraan pribadi ke anggutan umum.
Saran kedua, kata fauzi, berkaitan dengan masalah banjir di Jakarta. Habibie menyarankan agar penmerintah membuat tendon air yang bisa menjernihkan air secara langsung dari waduk. "Ke depan, kami akan mendesain reklamasi juga dibuatkan tendon-tandon. Sehingga fresh water dari penyaringan air laut bisa dijadikan cadangan air bersih,” ujar Fauzi.
Saran Habibie lainnya adalah membuat pengintegrasian antara desain tata ruang dengan desain transportasi. Dengan pengintegrasian ini, menurut perhitungan Habibie, dapat menghemat biaya dan juga menghemat 1/6 waktu perjalanan dari hunian ke kantor.
Renny Fitria Sari
Rabu, 22 September 2010
Hari Raya Yahudi, Tepi Barat Ditutup 7 Hari
Hidayatullah.com--Tentara Zionis-Israel mengumumkan hari Selasa (21/9) bahwa mereka akan menutup semua pintu perlintasan antara Tepi Barat dengan Israel mulai tengah malam, dalam rangka hari raya Yahudi Sukkot selama 7 hari.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pihak militer menyebutkan, perlintasan akan dibuka kembali pada tanggal 30 September "sesuai dengan tinjauan keamanan oleh pihak pertahanan."
Militer Israel mengatakan, orang-orang Palestina yang memerlukan bantuan medis akan diperbolehkan masuk Israel. Para dokter, tenaga medis, pengacara, pekerja LSM, dan lainnya harus berkoordinasi dengan Kantor Urusan Sipil jika akan melintas.
Awal pekan ini, polisi Otorita Palestina yang bertugas di perbatasan Allenby Bridge antara Tepi Barat dengan Yordania diberitahu bahwa perbatasan itu akan dibuka sebagian selama libur hari raya Yahudi.
Hari Jumat lalu, Israel menutup Tepi Barat selama Yom Kippur hingga Sabtu petang. Dan Israel pada saat itu juga membuat penghalang-penghalang jalan di Yerusalem Timur. [di/maan/hidayatullah.com]
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pihak militer menyebutkan, perlintasan akan dibuka kembali pada tanggal 30 September "sesuai dengan tinjauan keamanan oleh pihak pertahanan."
Militer Israel mengatakan, orang-orang Palestina yang memerlukan bantuan medis akan diperbolehkan masuk Israel. Para dokter, tenaga medis, pengacara, pekerja LSM, dan lainnya harus berkoordinasi dengan Kantor Urusan Sipil jika akan melintas.
Awal pekan ini, polisi Otorita Palestina yang bertugas di perbatasan Allenby Bridge antara Tepi Barat dengan Yordania diberitahu bahwa perbatasan itu akan dibuka sebagian selama libur hari raya Yahudi.
Hari Jumat lalu, Israel menutup Tepi Barat selama Yom Kippur hingga Sabtu petang. Dan Israel pada saat itu juga membuat penghalang-penghalang jalan di Yerusalem Timur. [di/maan/hidayatullah.com]
Langganan:
Postingan (Atom)

