SELAMAT DATANG

SEMOGA ADA MANFAAT

Selasa, 11 Desember 2012

Siapa idola terbaik kita?


Oleh : Herman Hilmy S
Di edisi ini penulis mengambil tema tentang “Idola”. Karena ini sengat banyak kita lihat mengidolakan orang-orang yang mereka simpati. Seperti yang terjadi di Aceh, telah mencontohkan idola yang tidak baik di beberapa bulan yang lalu  persoalan anak “punk”, itu membuat Negeri Syariat tergoncang, karena salah mengidolakan idolanya. Soal idola ini emang seperti udah mendarah-daging dalam diri remaja. Pasalnya, emang banyak remaja yang begitu. Jujur aja, idola ABG banyak banget, dan kebanyakan yang dijadiin idola adalah kaum seleb. Nggak percaya? Di majalah-majalah remaja juga yang dieskpos selalu kaum seleb. Dari mulai gosipnya, gaya hidupnya, sampai karir mereka. Tentu saja itu dibuat dengan tujuan supaya remaja mengidolakannya.
 Awalnya mungkin Syaidara cuma menanamkan simpati aja, tapi kan lama-lama Syaidara jadi keterusan senang karena publikasinya yang dibuat seheboh mungkin. Makanya bisa Syaidara lihat, majalah remaja yang mengekspos kaum seleb pasti iklannya bejibun banget, karena emang banyak pembacanya. Kenapa remaja sering terjebak untuk mengidolakan seseorang, ya? Ini berkaitan dengan naluri manusia, hai syaidara. Dalam diri manusia itu ada naluri beragama. Lho apa hubungannya? Sebentar, Syaidra Lamuri jangan dulu mengkerutkan dahi alias bingung bin pusing. Tenang. Begini, gharizah tadayyun (naluri beragama) ini diwujudkan dengan adanya upaya untuk mensucikan sesuatu atau menganggap sesuatu lebih dari dirinya. Misalnya aja, nenek moyang manusia di masa animisme dan dinamisme, mereka menyembah batu, pohon, dan kuburan. Hal itu dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan akan naluri beragama mereka. Namun, karena cuma mengandalkan perasaannya aja tanpa dibimbing wahyu dari Allah maka yang terjadi adalah kesalahan. Mereka sih nggak peduli kalo itu salah, yang penting bisa tenang karena merasa sudah terpenuhi. Habis perkara.
Syaidara Lamuri yang berbahagia, naluri ini ada dalam setiap orang. Orang yang atheis sekalipun sebetulnya memiliki naluri ini. Tapi, karena mereka nggak percaya adanya pencipta, maka pemenuhannya dialihkan kepada pahlawan-pahlawan mereka. Misalnya aja, orang Soviet yang atheis sering menyembah gambar atau patung pahlawan mereka seperti Lenin, Stalin, Karl Marx dan tokoh-tokoh lain yang dianggap sebagai pahlawannya. Pokoknya diagung-agungkan dan jadi sesembahan mereka. Ini membuktikan bahwa naluri itu emang ada dalam diri setiap manusia. Dan tentu saja orang-orang atheis ini merasa tenang dengan terpenuhinya naluri tersebut. Padahal kalo menurut aturan Islam, jelas pemenuhan naluri yang mereka lakukan salah banget. Mereka cuma mengandalkan perasaannya semata. Namun tidak memperhatikan hakikat di balik penciptaan makhluk-makhluk tersebut.
Nah, Syaidara yang mengidolakan kaum seleb; baik artis film dan sinetron, penyanyi, dan pemusik harus hati-hati. Soalnya, bukan tak mungkin bila kemudian Syaidara lupa diri dan akhirnya tanpa sadar mengikuti gaya hidupnya. Pendek kata, kalo Syaidara sudah menganggap mereka tuntunan hidup Syaidara, berarti Syaidara telah menjadikan beliau-beliau sebagai “nabi”. Waduh, bek na lah lagee nyan.
Jadi sekarang Syaidara mulai ngeh bahwa “pemujaan” terhadap idola  merupakan salah satu perwujudan yang salah dari naluri beragama. Malah dalam level tertentu bisa menjerumuskan Syaidara ke dalam kesyirikan, lho. Hati-hati ya! Dan ingat, persoalan nggak berhenti di situ aja. Syaidara malah bisa “dituduh” oleh Islam telah menjiplak perilaku mereka dalam kehidupan Syaidara, jika setiap apa yang dilakukan oleh tokoh idolasyaidara, syaidara ikuti dengan sepenuh hati syaidara. Yakni seluruh gaya hidupnya syaidara contek abis nggak satupun yang tersisa. Wah, bisa gawat itu.
So, Syaidara Lamuri yang dimuliakan Allah, mulailah berpikir normal. Tanyoe, kaum muslimin hanya tunduk pada syariat Islam. Apa lagi di Aceh sekarang sudah dari dulu geutayoe sebagai ureung Islam. Dan Tanyoe,  hanya menjadikan Rasulullah saw. sebagai idola terbaik. Adab muslim terhadap Rasulullah adalah dengan cara menghormati, mencintai, dan menjadikan Rasulullah sebagai  teladan kehidupan. Meneladani Rasulullah bermakna memahami kepribadian beliau dengan mengamati detail-detail kehidupan dan kondisi yang pernah dihadapinya, serta meniru perbuatan dan sifat-sifatnya. Seluruh alur hidup Rasulullah dari lahir hingga wafatnya merupakan babak-babak yang perlu kita teladani. Dan, Geutanyoe harus menjadi jamaahnya kaum muslimin yang beriman dan taat syariat, bukan jamaahnya Justin Bieber. Siap ya? [Dari Berbagai sumber, Rabu, 30/10/12]

Peran Pemuda Dalam Islam


Oleh : Herman, S. Pd. I
Dalam kesempatan ini penulis ingin mengangkat tema tentang pemuda, yang saat ini sering di bicarakan tentang tingkah laku dan pergaulan muda-mudi di masa sekarang, maka penulis ingin memberikan gambaran yang bahwa dalam agama pemuda juga sangat berperan untuk kemajuannya Agama, Bangsa dan Negara dimasa yang akan datang.
Syaidara Lon..... Pemuda adalah individu dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil. Berbicara masalah pemuda berarti berbicara tentang masa depan. Karena pemuda adalah generasi pewaris yang akan mengganti estafet kepemimpinan sebuah generasi baik dalam keluarga, kelompok, organisasi, bangsa dan negara.
Syaidara Lon.....
Dalam kaitannya dengan menegakkan peradaban Islam maka peran pemuda muslim pada saat ini yang menjadi penentunya. Di Aceh yang Islam adalah sebagai Syariat dengan jumlah penduduk usia muda yang relatif banyak maka seyogyanya pergerakan Syariat Islam di Aceh lebih semarak. Namun apa yang terjadi dengan pemuda muslim Aceh kini?
Syaidara L0n.........
Berbagai permasalahan yang dialami pemuda akhir-akhir ini sungguh sangat memprihatinkan. Pemuda pada masa sekarang ini banyak yang menjauh dari nilai-nilai Keislaman. Banyak pemuda muslim yang senantiasa larut dan bangga dengan gaya hidup yang jauh dari nilai-nilai Islam tersebut.
Kita sering menyaksikan pemuda yang suka dengan gaya hidup hedonis (kesenangan) dan brutal. Berbagai berita dari media cetak maupun elektronik memberitakan bagaimana para suporter sepak bola yang berujung dengan tewasnya para suporter. Perayaan kelulusan yang dirayakan dengan aksi corat coret dan pawai keliling jalan yang sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang lain. Mereka lebih memilih pawai dan coret coret dari pada dengan ungkapan rasa syukur dengan melakukan perbuatan atau kegiatan yang bermanfaat. Sungguh sengat di sayangkan wahai Syaidaraku seiman dan seagama.
Syaidara Lon yang berbahagia.....
Beberapa survei yang menyatakan bahwa terjadi peningkatan hubungan bebas yang dilakukan oleh pemuda bangsa ini. Pacaran dan hubungan sebelum nikah sepertinya sudah menjadi tren. Dulu kita dapatkan dan kita dengar di Negara-negara Barat sedangkan sekarang dapat kita saksikan didepan mata kita, jika malam minggu tiba maka dapat dengan mudah kita temui di jalan-jalan pusat keramaian mereka tanpa malu berdua-duaan di depan umum. Pornografi dan pornoaksi yang dapat diakses oleh pemuda dengan mudahnya.
Karena Budaya instan yang semakin merajalela, sehingga demi keuntungan sesaat rela malakukan apa saja. Sehingga dalam proses belajar sering kita jumpai berbagai kecurangan-kecurangan di lembaga pendidikan, skipsi beli sampai ijazah palsu.
Syaidara Lon.....
Hilangnya jati diri pemuda dan budaya meniru sampai-sampai modernisasi yang diartikan sebagai westernisasi. SYaidara.... Definisi dari westernisasi adalah suatu perbuatan seseorang yang mulai kehilangan jiwa nasionalismenya, yang meniru atau melakukan aktivitas bersifat kebarat-baratan (budaya bangsa lain).  sehingga apa yang ada dan datang dari barat adalah tren. Dengan problematika yang terjadi begitu kompleks maka menjadi tantangan bagi pemuda muslim untuk mewujudkan peradaban yang mulia.
Kemudian persiapkanlah bekal yang memadai agar kita bisa memperoleh kemenangan. Oleh karena itu Pemuda harus mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk melawan berbagai serangan perang pemikiran dan ekonomi yang semakin kompleks. Jika sekarang kita kalah dalam bidang ekonomi maka kita harus mempersiapkan diri dengan menggali Al Qur’an guna membuat konsep perekonomian yang akan mensejahterakan ummat.Jika sekarang kita kalah dalam bidang teknologi dan pendidikan maka menjadi tugas kita sebagai generasi muda untuk terus berusaha agar kita bisa unggul. Begitu juga dengan aspek-aspek yang lain maka ummat Islam harus unggul sebagaimana pada masa kekhalifahan Islam jaya.

Syaidara Lon............
Demikianlah peran pemuda yang selalu menjadi pelopor dalam segala hal terutama  dalam pergerakan Islam modern. Para pemuda harus mendapat pengarahan yang positif dan berupaya membentengi diri dari segala serbuan isme-isme modern yang akan menjauhkan para pemuda dari Islam bahkan tidak mengakui keberadaan Allah swt. Hanya para pemuda  yang merupakan harapan untuk melanjutkan perjuangan dalam menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumo seuramoe makkah nyoe. (Dari berbagai sumber)

Minggu, 29 Juli 2012

Mendidik Aneuk Geutanyoe Berpuasa Sejak Jinoe


Oleh : Herman, S. Pd. I
Menjalankan ibadah puasa adalah hal wajib yang harus dijalani oleh setiap muslim yang sudah baligh, kita sudah memasuki Ramadhan jadi bagi Syaidara Lamuri  yang muslim silahkan Syaidara  bersiap-siap untuk menghadapi bulan yang penuh dengan nikmat yang Allah berikan kepada hamba-hamba Nya yang bertaqwa dan beriman secara sempurna.
Ada baiknya Syaidara Lamuri juga mengajak aneuk geutanyoe yang dirasa sudah cukup mampu untuk ikut berpuasa di bulan ramadhan ini. Manfaatnya? tentu saja mengajarkan puasa kepada aneuk sejak jinoe. Bagi yang pertama kali menjalani puasa, hal itu bukanlah hal yang mudah. Jadi, ada baiknya syaidara melatih aneuk syaidara  untuk berpuasa sejak jinoe.
Disino, kamoe akan memberikan padum-padum bhoh tips untuk  mendidik Aneuk Berpuasa sejak jinoe. Baiklah, lebih jelasnya langsung saja tanyoe bahas tips mendidik aneuk berpuasa :

Yang Phon adalah Jelaskan Konsep Ramadhan
Hal pertama untuk mendidik aneuk berpuasa yang harus syaidara lakukan adalah menjelaskan konsep ramadhan kepada aneuk geutanyoe. Tentang apa itu puasa di bulan ramadhan, dan awal mula diadakannya puasa ramadhan. Hal ini bertujuan agar aneuk geutanyoe mengetahui seluk beluk ramadhan dan juga untuk memupuk semangat ramadhan bak aneuk geutanyoe.
Yang Kedua Puasa Bertahap
Yang dimaksudkan puasa bertahap dalam mendidik aneuk geutanyoe berpuasa adalah jangan memaksa aneuk geutanyoe untuk bisa langsung puasa penuh dari waktu imsak sampai maghrib. Tapi lakukan secara bertahap, puasa setengah hari misalnya. Lambat laun, aneuk geutanyoe akan bisa menjalani puasa sampai waktu penuh.
Yang Ketiga Berikan Contoh Yang Baik
Saat sedang berpuasa, baik syaidara maupun anggota keluarga syaidara yang laen sebisa mungkin jangan mengeluhkan beratnya puasa pada saat beraktivitas. Berikan contoh yang baik pada aneuk geutanyoe untuk menjalani puasa dengan penuh kesabaran.
Yang Keupeut Berikan Semangat Untuk Aneuk Geutanyoe
Memberikan semangat juga adalah tips mendidik aneuk berpuasa yang baik. Misalnya saja, ketika beberapa jam menjelang berbuka si aneuk sudah bilang tidak kuat. Langsung motivasi, “semangat, cuma tinggal 2 jam saja kok”.  Dari bunoe ka sanggop Aneuk di theun, siat trek karap ta buka hai Aneuk lon yang meutuah. Itulah contohnya.
Yang Keulimong Berikan Menu Favorit dan Bergizi
Tips mendidik aneuk berpuasa berikutnya adalah memberikan makanan favorit si aneuk sebagai menu sahur. Dengan begitu si aneuk akan bersemangat untuk bangun sahur. Tapi, jangan lupakan juga kandungan gizi yang cukup agar si aneuk kuat dalam menjalani puasa.
Yang Kenam Jauhkan Godaan Dari Aneuk Geutanyoe
Cara mendidik aneuk berpuasa yang ini, syaidara diharuskan untuk menjauhkan atau menyembunyikan sementara hal-hal yang sekiranya bisa menggoda aneuk geutanyoe untuk membatalkan puasanya. Misalnya saja es krim atau makanan enak yang sering terpampang di lemari es.
Yang Ketujoh Jangan Memarahi Aneuk Geutanyoe
Jika aneuk geutanyoe tidak bisa berpuasa sesuai dengan terget yang sudah direncanakn sebelumnya, jangan memarahinya karena hal itu akan membuat aneuk geutanyoe berani berbohong demi tidak mendapat marah dari Geutanyoe.
Yang Kelapan Berikan Hadiah
Jika si aneuk berhasil menyelesaikan puasanya, tidak ada salahnya geutanyoe memberikan hadiah kepada aneuk. Hal itu akan memotivasinya untuk tetap berpuasa di hari-hari berikutnya.
Nah,setelah geutanyoe mengetahui tips-tips diatas, mulai sekarang ajaklah aneuk-aneuk geutanyoe untuk melaksanakan ibadah puasa, bagi yang menjalankannya. Semoga di bulan yang suci ini syaidara Lamuri bisa memperbanyak amal ibadah geutanyoe,dan menjauhi semua larangan-larangan dari Allah S.W.T (menjadi lebih baik dari sebelumnya).
Semoga artikel ini bermanfaat.Amin....

Senin, 09 Juli 2012

Cara Menghadapi Ramadhan

By. Herman, S. Pd. I

Menghadapi bulan yang suci yaitu bulan Ramadhan dengan cara yang selalu sukai Allah adalah :

- Muhasabah (Introfeksi diri)

Pernahkan kita mengintrofeksi diri kita? lakukanlah dengan baik, kita harus menilai apa yang pernah kita lakukan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka ubahlah sedikit demi sedikit dalam hidup ini, Allah selalu senang bila kita melakukan yang sebaik disetiap harinya.

- BerTaubat

Dalam kehidupan ini semua kita pasti mempunyai kesalahan dalam melakukan kegiatan didunia ini, dengan manusia dan dengan Allah sekalipun, dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan seterusnya bertaubatlah (Kembali kepada Allah) untuk mencari kedamaian hati untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bernuasa Islami. Dan juga bisa jadi semangat untuk hidup dalam kebaikan.

- Memperbanyak melakukan ibadah puasa sunat dalam bulan Sya'ban.

Dalam bulan Sya'ban kita harus banyak melakukan ibadah puasa sunat, karena dengan melakukan ibadah puasa sunat kita nanti bisa terbiasa dalam melakukan puasa dibulan Ramadhan nantinya.

- Mempelajari kembali hal-hal yang mengenai bulan suci Ramadhan.

Hal-hal yang perlu kita pelajari adalah yang menyangkut dengan ibadah puasa, mana yang membuat batal puasa, atau untuk melatih hal -hal yang setidaknya dia tahu dalam mempelajarinya suatu sistem.


Minggu, 24 Juni 2012

10 Manfaat Silaturahmi dalam Islam


Selain Ibadah yang Wajib banyak lagi ibadah mendapat penilaian yang baik dari Allah salah satunya dalam Islam menyuruh umatnya memperbanyak silaturrahmi dengan siapapun dan dimanapun. Sebab dalam kehidupan keseharian, setiap individu selalu membutuhkan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. Silaturahmi merupakan ibadah yang sangat mulia, mudah dan membawa berkah. Kaum muslimin hendaknya tidak melalaikan dan melupakannya. Karena itu merupakan ibadah  yang paling indah berhubungan dengan manusia, sehingga perlu meluangkan waktu untuk melaksanakan amal shalih ini. Silaturahim termasuk akhlak yang mulia.
 Dianjurkan dan oleh Islam juga diseru. Peringatan yang terdapat dalam Al-Qur’an untuk tidak memutuskan tali silaturrahmi. Allah Ta’ala telah menyeru hambanya berkaitan dengan menyambung tali silaturahmi dalam sembilan belas ayat di kitab-Nya yang mulia. Allah Ta’ala memperingatkan orang yang memutuskannya dengan laknat dan adzab, diantara firmanNya:
“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikanNya telinga mereka, dan dibutakanNya penglihatan mereka.” (QS Muhammad :22-23).
Demikian banyak dan mudahnya alat transportasi dan komunikasi, seharusnya menambah semangat kaum muslimin bersilaturahmi. Bukankah silaturahmi merupakan satu kebutuhan yang dituntut fitrah manusia? Karena dapat menyempurnakan rasa cinta & interaksi sosial antar umat manusia. Silaturahmi juga merupakan dalil & tanda kedermawanan serta ketinggian akhlak seseorang.
Memutus tali silaturrahmi adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam agama Islam, Allah berfirman:

"Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (Q.S An-Nisaa' : 1)

Menurut Rasulullah SAW, Allah SWT akan melapangkan rezeki orang yang suka menyambung tali silaturahmi. Allah juga akan memanjangkan umur kepadanya. Dalam sabdanya :
“Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.” (H.R Bukhari)
Dalam hadits Abu Hurairah, sabda Rasulullah yang lain:
Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah bersilaturahmi" 
(Muttafaqun 'alaihi)

Kini dapat kita mengerti, betapa pentingnya silaturahmi dalam Islam. Maka melihat pentingnya silaturahmi tersebut, berikut merupakan 10 manfaat Silaturahmi menurut Abu Laits Samarqandi, yaitu:

1. Mendapatkan ridha dari Allah SWT.
2. Membuat orang yang kita dikunjungi berbahagia. Hal ini amat sesuai dengan sabda Rasulullah    SAW, yaitu "Amal yang paling utama adalah membuat seseorang berbahagia."
3. Menyenangkan malaikat, karena malaikat juga sangat senang bersilaturahmi.
4. Disenangi oleh manusia.
5. Membuat iblis dan setan marah.
6. Memanjangkan usia.
7. Menambah banyak dan berkah rejekinya.
8. Membuat senang orang yang telah wafat. Sebenarnya mereka itu tahu keadaan kita yang masih hidup, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka merasa bahagia jika keluarga yang ditinggalkannya tetap menjalin hubungan baik.

9. Memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, mempererat dan memperkuat tali persaudaraan dan persahabatan.

10. Menambah pahala setelah kematiannya, karena kebaikannya (dalam hal ini, suka bersilaturahmi) akan selalu dikenang sehingga membuat orang lain selalu mendoakannya.

Demikianlah 10 manfaat dari suka bersilaturahmi, Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang suka bersilaturahmi.... (Hrm,  dari berbagai sumber)

Merangsang Anak Menjelajahi Lautan Ilmu

Secara fisik, otak berkembang sangat pesat usia 0-6 tahun, kemudian berangsur-angsur berkurang kecepatannya hingga usia 8 tahun dan berhenti pada usia 12 tahun. Artinya sesudah usia 12 tahun yang bisa kita lakukakan adalah mengoptimalkan fingsi otak melalui program pembelajaran yang tepat serta pengetahuan tetang bagaimana belajar.

Dengan adanya kegiatan belajar, otak yang di miliki olehnya akan berkembang, maka kita harus melihat bagaimana supaya anak menyukai belajar. 

Bagaimana kita membentuk budaya belajar yang kuat pada anak-anak kita?

1. Menjadikan belajar sebagai kegiatan yang menyenangkan, mengembirakan dan membuat anak merasa diperhatikan.

2. Menciptakan Kegiatan yang membuat anak kaya akan pengalaman sukses.

3. Membangun visi anak sehingga dengan itu ia tergerakkan untuk belajar.

4. Visi besar yang kita bangun pada diri anak harus kita barengi dengan membangun alasan yang kuat bagi dia untuk berbuat.

5. Nilai spiritual yang secara integral membentuk integritas anak.

6. Membangun budaya membaca yang kuat.

7. Pada akhirnya pembelajaran di sekolah harus dirancang agar mendukung terciptanya budaya belajar yang kuat.

ini semua sangatlah penting artinya bagi proses belajar mengajr diwaktu-waktu berikutnya. Budaya belajar yang kuat, dari sini mulainya. (Sumber : Hidayatullah, Sep 2006, Muhammad Fauzil Adhim)

Foto Bersama Group Empang Breuh dan Kapolda Aceh

 Foto bersama Group Empang Breuh dalam Film Aceh, seperti Haji Uma, Bang Thalib, dan Bang Mando di Gedung Dayan Daud Darussalam (Foto dipajang pada hari Senin, 25/06/2012)
Foto bersama Kapolda Aceh Bapak  Irjen (Pol) Iskandar Hasan dalam acara tatap muka Kapolda Aceh dengan Anggota seni Aceh dengan tema menjaga kedamaian Aceh. (Foto dipajang pada hari Senin, 25/06/2012) Lokasi : Polda Aceh.

Hidup Bagai Dalam Sinetron

By. Cek Man

Kisah yang kita alami dalam dunia ini kadang seperti yang kita lihat peran yang ada di dalam senetron, hari ini kita mendapat peran sebagai remaja, lalu menjadi dewasa dan lain sebagainya. Maka dalam hidup ini juga kita bisa merasakan senang dan sedih, selagi senang kadang kita tidak mengingat pada yang Kuasa. Tapi jatahnya datang waktu sedih dimulut kita selalu terucap kata-kata Allah. Tanpa kita sadari sering kita melakukan hal-hal yang tidak di sukai oleh Allah.

Allah yang menciptakan semesta alam ini, selalu ada nikmat yang kita rasakan disepanjang hidup kita ini. sering kita melupakan Allah dalam hidup ini, padahal Allah tidak mengurangi nikmat yang kita rasakan di dalam kehidupan kita seperti nafas yang tiap detik, menit dan jam kita hirup tapi tak pernah meminta bayaran sedikit pun, dan masih banyak nikmat Allah yang lain yang tidak bisa kita hitung.

Maka oleh sebab itu mari kita selalu bersyukur pada Allah yang telah memberikan kita nikmat yang banyak, dan dunia ini hanya cuma sementara saja, yang kekal abadi adalah akhirat nantinya. Janganlah berbuat sesuka hati di dunia Tuhan. mari kita selalu membangun semaangat dalam menggapai kebaikan untuk diri kita dalam menghadapi dunia yang penuh dengan rintangan ini.

Allah yang Maha segalanya akan memantau kemana kita pergi... bersemangatlah untuk melakukan yang terbaik demi masa depan yang gemilang, jangan jadikan diri kita sebagai orang yang di benci oleh Allah.

Sabtu, 23 Juni 2012

Bersyukur

By : Cek Man

Perjuangan kita dalam hidup ini selalu ada rintangan demi rintangan, tapi banyak yang tidak sanggup menghadapinya. Dengan adanya seperti yang Allah berikan kepada kita, kita akan selalu menjadi dewasa dalam mengarungi hidup ini.
Oleh sebab itu mari kita selalu ingat pada Sang Pencipta yang telah memberikan kita hidup dan banyak nikmat yang kita rasakan selama kita hidup. Maka jangan sia-siakan umur yang telah Allah berikan pada kita. Bersemangatlah untuk bersyukur pada Allah yang telah memberikan kita nikmat yang begitu banyak. Dengan kita bersyukur Alhamdulillah kita akan menjadi hamba yang bersyukur atas Nikmat yang Allah berikan.

Sabtu, 09 Juni 2012

BERTAPA MANISNYA BERCINTA


Oleh : Herman, S. Pd.I
Cinta.... Banyak orang yang terjebak dengan yang namanya cinta, kadang cinta membuat bahagia kadang pula bisa membuat sengsara. Seperti yang terjadi di sekitar kehidupan ini, banyak yang terjebak gara-gara salah menggunakan kata-kata cinta. Ada yang menderita dan ada yang bahagia dalam hidup ini, karena dengan cinta selalu ada jalan untuk menggapainya.
Kata pujangga, “Cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta” (Jalaluddin Rumi).
Berhati-hatilah dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang yang sehat menjadi sakit, orang yang kaya menjadi miskin, orang yang normal menjadi gila, orang gemuk menjadi kurus, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah para pecinta dunia, harta dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni.
Cinta kepada Allah adalah cinta yang tak bertepi, bila telah mendapatkan cinta dari Allah, bertapa manisnya bercinta dengan Allah, tidak ada lagi keluhan, lesu, kuyu, kurang bersemangat. Yang ada adalah tetap optimis dalam menghadapi cobaan, dan rintangan dalam kehidupan ini. Banyak juga yang mengaku mencintai Allah dan juga  Rasulullah-Nya, tapi bagaimana mungkin diterima kalau tidak ada buktinya yang diberikan. Sebagaimana seorang Pendekar yang mengejar cinta, menyebrangi lautan yang luas, mendaki gunung yang tinggi demi mendapatkan cinta dari seorang wanita.
Bagaimana mungkin menggapai cinta Allah, kalau pikirannya selalu dibayangi oleh bayangan-bayangan yang semu oleh wanita/pria yang di cintainya. Tak mungkin bisa dalam satu hati dipenuhi oleh dua cinta, salah satunya pasti menolak, kacuali cinta yang dilandasi oleh cinta yang murni yaitu cinta pada Allah. Di saat Allah menguji cintanya, dengan memisahkan dari apa yang membuat dia lalai dalam mengingat Allah, sering orang tak bisa menerimanya.
Di saat Allah memisahkan seorang wanita dari calon suaminya, tak jarang wanita itu langsung lemah dan terbaring sakit. Di saat seorang suami yang istrinya dipanggil menghadap Ilahi, sang suami pun tak punya gairah dalam hidup. Di saat harta yang dimiliki hangus terbakar, banyak orang yang hijrah kerumah sakit jiwa, semua ini adalah bentuk ujian dari Allah, karena Allah ingin melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya pada-Nya. Allah menginginkan bukti, bukan janji, namun sering orang pun tak berdaya membuktikannya, justru sering berguguran cintanya pada Allah, disaat Allah menarik secuil nikmat yang dicurahkan-Nya.
Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang betul-betul berkorban untuk Allah untuk membuktikan bertapa maninya cinta kita pada Allah, ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan yaitu:
1) Iman yang kuat
2) Ikhlas dalam beramal
3) Mempersiapkan kebaikan Internal dan eksternal. kebaikan internal yaitu berupaya keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah. Seperti qiyamulail, shaum sunnah, bacaan Al-qur’an dan haus akan ilmu. Sedangkan kebaikan eksternal adalah buah dari ibadah yang kita lakukan pada Allah, dengan keistiqamahan mengaplikasikannya dalam setiap langkah, dan tarikan nafas disepanjang kehidupan ini. Dengan demikian InsyaAllah kita akan menggapai cinta dan keridhaan-Nya.
Namun sering orang gagal membuktikan cintanya pada sang Khaliq, karena disebabkan secuil musibah yang ditimpakan padanya. Yakinlah wahai saudaraku kesenangan dan kesusahan adalah bentuk kasih sayang dan cinta Allah kepada hambanya yang beriman…
Agar kita sadar bahwa kita sebagai makhluk adalah bersifat lemah, kita tidak bisa berbuat apa-apa kecuali atas izin-Nya. Saat ini tinggal bagi kita membuktikan, dan berjuang keras untuk memperlihatkan bertapa manisnya cinta kita pada Allah, agar kita terhindar dari cinta palsu. Mari Saudaraku dimanapun anda berada, untuk membuktikan bertapa manisnya bercinta dengan Allah, yang sangat didambakan oleh orang-orang yang beriman. Moga kita termasuk orang-orang yang terbaik dunia dan akhirat kelak..... Amiiiin ya Rabbal ‘Alamin.... (Sinyeu, Minggu, 10/06/2012 : 11:16)