SELAMAT DATANG

SEMOGA ADA MANFAAT

Jumat, 24 September 2010

Mau Lindungi Anak, 7 Gajah Tewas Ditabrak KA

VIVAnews - Kabar sedih bagi para pencinta gajah. Tujuh ekor hewan mamalia raksasa itu tewas dan seekor lagi luka akibat diterjang kereta api di India, Kamis 23 September 2010. Diduga kawanan gajah itu berusaha melindungi dua anak mereka, yang terjebak di tengah rel kereta saat menyeberang.


Menurut ahli konservasi hutan India, Atanu Raha, peristiwa pilu yang terjadi di daerah Jaipaguri, Bengal Barat, ini karena sekawanan gajah dewasa sengaja menggunakan diri mereka sebagai tameng untuk melindungi anak gajah.

“Para gajah berkumpul di sekeliling dua anak gajah untuk melindungi mereka ketika tertabrak,” ujar Raha seperti dilansir dari kantor berita Associated Press.

Sayangnya, aksi bunuh diri ini tidak membuahkan hasil, dua anak gajah yang berusaha dilindungi juga termasukdalam tujuh gajah yang tewas. Petugas Kehutanan daerah tersebut, Sumita Ghatak, mengatakan bahwa insiden ini adalah merupakan insiden yang memakan jumlah korban gajah paling banyak.

“Ini adalah insiden pertama di negara ini yang menyebabkan banyak gajah mati dalam sekali insiden. Ini sangat mengejutkan,” ujar Ghatak.
Menurut data dari Wildlife Trust india, sejak tahun 1987, kereta di India telah membunuh 118 gajah. Lebih dari 20 gajah terbunuh karena insiden serupa di wilayah Bengal Barat yang dikenal sebagai wilayah perlindungan hewan liar ini.

Daerah jalur kereta di distrik Jaipaguri ini adalah jalur perlintasan gajah yang seringkali memakan korban. Raha mengatakan bahwa kereta yang melewati daerah tersebut haruslah berkecepatan maksimal 24 mil/jam, namun kereta yang menabrak gajah tersebut berkecepatan hingga 43 mil/jam.

“Kami telah melayangkan protes melalui kantor polisi setempat kepada perusahaan kereta api,” ujarnya.

India adalah tempat bagi 25.000 ekor gajah yang jumlahnya kian menyusut setiap tahun. Gajah dianggap sebagai hewan suci di India dan awal bulan ini Kementerian Kehutanan mengumumkan gajah adalah “binatang warisan nasional India”. Dengan pengumuman ini, berarti gajah memiliki perlindungan yang sama dengan harimau India yang terancam punah.

Akibat insiden ini, ratusan orang menggelar aksi demonstrasi di dekat lokasi kecelakaan. Menteri Lingkungan India, Jairam Ramesh, juga menyatakan kekecewaannya atas insiden ini. Jairam yang saat ini sedang berada di New York untuk mengikuti forum lingkungan internasional mengatakan akan segera menemui Dewan Kereta Api untuk memastikan keselamatan gajah.

“Ini bukanlah yang pertama kalinya insiden serupa terjadi, walaupun skalanya kali ini luar biasa untuk daerah perbatasan di Timur Laut. Tragedi ini sangat memilukan, kementerian kehutanan akan mengambil langkah untuk mendirikan konservasi national untuk melindungi gajah dan membuat jalur penyeberangan khusus gajah,” ujarnya seperti dilansir dari laman berita India Rediff.

• VIVAnews

Kamis, 23 September 2010

Jajak Pendapat Tentang Agama Yang Dianut Obama

Perseteruan mengenai agama apakah yang di anut oleh Presiden Barrack Obama menjadi pembicaraan hangat Kristen ataukah Islam. Jajak pendapatpun di gelar untuk mengetahui respon dari masyarakat. Namun dari hasil jajak pendapat tersebut sekitar 43 persen suara menyatakan tidak mengetahuinya, hanya sekitar 18 persen yang menyatakan bahwa Obama beragama Islam.


Saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini rupanya menjadi momen yang tak begitu nyaman bagi kebanyakan warga Uwak Sam (US). Salah satu pemicunya adalah soal rencana pembangunan masjid di kawasan tempat kejadian perkara (TKP) tragedi penyerangan 11 September 2001 di Manhattan, New York. Mendapat dukungan dari Wali Kota New York Michael Bloomberg dan Presiden Barack Obama, rencana itu justru mendapat tentangan dari warga AS.

Obama yang keukeuh mendukung rencana itu berprinsip bahwa rakyat AS memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadahnya. “Ini negara demokratis,” katanya sebagaimana warta media AFP pada Jumat (20/8/2010).

Nah, lantaran sikapnya itu, Pew Research melakukan survei menyangkut agama yang dianut Barack Obama. Ada 3.003 warga yang disertakan dalam jajak pendapat yang digelar sebelum 13 Agustus itu. Hasilnya, 18 persen responden mengatakan kalau Barack Obama beragama Islam. Angka ini naik dari sebelumnya, 11 persen, pada Maret lalu.

Hal menarik juga terjadi di kalangan pengikut Partai Republik, seteru politik Obama yang berasal dari Partai Demokrat itu. Dalam jajak pendapat itu, 34 persen penganut Republik mengatakan kalau Obama memang beragama Islam. Kemudian, hanya sepertiga responden yang secara tepat mengenali kalau Obama beragama Kristen.

“Sebetulnya, kami tidak tahu Obama menganut agama apa,” begitu suara 43 persen responden.

Reaksi
Jadilah, survei itu kemudian mengundang reaksi. Pihak Gedung Putih justru mengatakan kalau pertanyaan soal agama Obama adalah macam kampanye misinformasi oleh para lawan politiknya. Adalah Penasihat Keagamaan Gedung Putih Joshua DuBois yang ikut angkat bicara.

“Meski presiden rajin dan memegang teguh keyakinan Kristennya, ada orang-orang tertentu yang berniat menyebarkan kebohongan tentang presiden dan nilai-nilai serta keyakinannya,” katanya.

Memang, nyatanya, jajak pendapat itu memunculkan dua kubu berseberangan. Pada sisi responden yang yakin kalau Obama beragama Islam justru mengatakan bahwa kinerja Obama buruk. Sementara yang yakin kalau Obama beragama Kristen justru memuji kinerja Obama.

Kabar tentang jajak pendapat tersiar di tengah kekhawatiran sebagian warga Muslim AS bahwa mereka akan menjadi sasaran terkait dengan Idul Fitri tahun ini yang jatuh pada 11 September, ulang tahun serangan teror 2001.

Sebagian khawatir masa perayaan Idul Fitri itu akan ditafsirkan sebagai sukacita atas serangan tersebut.(Kompas.com)

Mengagas Masjid Portable

Seorang pengusaha Tunisia menciptakan gagasan revolusioner untuk membantu umat Muslim yang amat sibuk agar tetap bisa bersembahyang. Hassmem Bounamcha, yang juga merupakan imam di sebuah masjid di Paris utara, mungkin memancing tanda tanya bagi para pemeluk umat Islam yang tradisional.


Dia menciptakan semacam "masjid portable" untuk orang-orang di perkotaan dengan gaya hidup modern yang super sibuk. Dengan tinggi dua meter dan bisa dilipat, Bounamcha yakin "masjid portable" itu merupakan atmosfir yang tepat untuk bersembahyang dan bekontemplasi.

"Masjid portable" -yang mungkin lebih tepat merupakan ruang sembahyang- gagasan Bounamcha dihias dengan kutipan Quran, seperti dilaporkan wartawan BBC di Paris, Christian Fraser. Karena ringan -dan bisa ditempelkan di sebuah dinding agar berdiri dengan kokoh- ruang sembahyang ini juga bisa diarahkan dengan mudah ke arah Mekkah.

Bounamchma mengatakan dia memahami sepenuhnya kehidupan yang sibuk di jaman modern sehingga orang tidak bisa begitu saja meninggalkan hal yang sedang dikerjakan untuk langsung pergi bersembahyang.

Dia berpendapat masjid ciptaannya cocok buat umat Muslim perempuan di Prancis, yang segera akan menghadapi undang-undang baru yang melarang penggunaan burqa. Harga ruang sembahyang yang dibuat dari bahan polystyrene ini beragam, dengan yang termahal mencapai US$ 450 atau sekitar Rp 4,5 juta. Di sebuah negara dengan jumlah umat Islam mencapai enam juta, Bounamcha mungkin berdoa juga agar ciptaannya bisa menghasilkan sedikit keuntungan. (Sember CYber Sabili)

Guru Perempuan Ajak Murid Berhubungan Intim

TEMPO Interaktif, Merseyside - Seorang guru perempuan di SMA Birkdale, Merseyside, Inggris diseret ke meja hijau akibat mengajak dua murid laki-lakinya berhubungan badan. Seperti dilansir di situs Daily Mail, Kamis (23/9), Hina Patel, 37, merupakan guru pengganti di sekolah khusus laki-laki yang memiliki 930 siswa itu.


Menurut situs sekolah itu, Nona Patel merupakan guru kesejahteraan dan membimbing murid di majalah sekolah. Kasus ini merebak awal tahun, dan guru berkulit gelap itu langsung diskors.

Kemarin, dia menghadapi tuntutan pengadilan dengan pasal penyalahgunaan seksual terhadap anak di bawah umur. Identitas dua anak yang berumur 16 tahun itu sengaja dirahasiakan. Mereka sudah berhenti dari sekolahnya, yang terkenal berprestasi di bidang olahraga itu.

Meski hubungan seksual itu dilakukan tanpa paksaan, namun Nona Patel dianggap bersalah karena mengajak anak di bawah usia 18 tahun berhubungan badan. Kepala Sekolah Gary Loveridge tidak berkomentar banyak. "Kalau kami berasumsi, bisa mengacaukan penyelidikan polisi," katanya.

Menurut ayah murid yang enggan menyebut identitasnya, sekolah sudah melakukan hal yang benar dalam kasus ini. "Namun masih ada kekhawatiran di antara murid," ujarnya.

DAILY MAIL
REZA M

BJ Habibie Beri Saran kepada Gubernur untuk Atasi Masalah Jakarta

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Presiden Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie memberikan beberapa masukkan kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk mengatasi berbagai macam masalah yang menjadi momok bagi Ibu Kota. “Saya bertemu dengan Gubernur untuk menanyakan lebih detail permasalahan yang ada di Jakarta," kata Habibie dikediamannya, Kamis (23/9).

Pertemuan itu berlangsung di kediaman Habibie, Patra Kuningan XIII Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta Hasan Basri, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Mochamad Tauchid Tjakra Amidjaja, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ery Basworo, Kepala Dinas Tata Ruang Wiryatmoko, Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Hari Sasongko, dan Sekretaris Perusahaan Mass Rapid Transit (MRT) Eddy Santosa.

Menurut Habibie, dia juga memberikan pertanyaan-pertanyan agar gubernur bisa mengembangkan kemampuan Fauzi. "Pertanyaan saya tadi cukup membuat rangsangan sehingga Gubernur bekerja sesuai dengan ilmu pengetahuan dan knowledge yang dimiliki,” kata Habibie.

Di tempat yang sama, Fauzi Bowo mengatakan, saran Habibie itu antara lain menyangkut masalah pemberlakuan Electronic Road Pricing (ERP). Sebelum sistem itu diterapkan Habibie menyarankan agar pemerintah menyiapkan bus yang memberi kenyamanan kepada masyarakat. Dengan adanya kenyamanan ini orang dengan suka rela beralih dari kendaraan pribadi ke anggutan umum.

Saran kedua, kata fauzi, berkaitan dengan masalah banjir di Jakarta. Habibie menyarankan agar penmerintah membuat tendon air yang bisa menjernihkan air secara langsung dari waduk. "Ke depan, kami akan mendesain reklamasi juga dibuatkan tendon-tandon. Sehingga fresh water dari penyaringan air laut bisa dijadikan cadangan air bersih,” ujar Fauzi.

Saran Habibie lainnya adalah membuat pengintegrasian antara desain tata ruang dengan desain transportasi. Dengan pengintegrasian ini, menurut perhitungan Habibie, dapat menghemat biaya dan juga menghemat 1/6 waktu perjalanan dari hunian ke kantor.

Renny Fitria Sari

Rabu, 22 September 2010

Hari Raya Yahudi, Tepi Barat Ditutup 7 Hari

Hidayatullah.com--Tentara Zionis-Israel mengumumkan hari Selasa (21/9) bahwa mereka akan menutup semua pintu perlintasan antara Tepi Barat dengan Israel mulai tengah malam, dalam rangka hari raya Yahudi Sukkot selama 7 hari.


Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pihak militer menyebutkan, perlintasan akan dibuka kembali pada tanggal 30 September "sesuai dengan tinjauan keamanan oleh pihak pertahanan."

Militer Israel mengatakan, orang-orang Palestina yang memerlukan bantuan medis akan diperbolehkan masuk Israel. Para dokter, tenaga medis, pengacara, pekerja LSM, dan lainnya harus berkoordinasi dengan Kantor Urusan Sipil jika akan melintas.

Awal pekan ini, polisi Otorita Palestina yang bertugas di perbatasan Allenby Bridge antara Tepi Barat dengan Yordania diberitahu bahwa perbatasan itu akan dibuka sebagian selama libur hari raya Yahudi.
Hari Jumat lalu, Israel menutup Tepi Barat selama Yom Kippur hingga Sabtu petang. Dan Israel pada saat itu juga membuat penghalang-penghalang jalan di Yerusalem Timur. [di/maan/hidayatullah.com]

Pemerintah Thailand Fasilitasi Pelatihan Halal

Hidayatullah.com--Sebelum terjun langsung dalam bisnis produk pangan, sangat penting untuk bisa menguasai semua prinsip dasar produk pangan tersebut, tak terkecuali dalam masalah kehalalan produk pangan. Sebab kesalahan sedikit saja dalam prinsip halal akan menyebabkan tidak adanya kepercayaan konsumen muslim akan produk yang dijual. Latar belakang itulah yang mendasari pemerintah Thailand untuk memberikan pelatihan dan training mengenai kehalalan kepada para pengusaha lokal disana.


Pelatihan yang berlangsung pada 14 September 2010 kemarin di kota Phuket dibuka langsung oleh Phuket Provincial Administrative Organization or PPAO yakni Mr. Paiboon Upattising. Adapun tujuan lain dari pelatihan halal ini adalah untuk ikut memajukan perkembangan pariwisata di Thailand.

Tidak kurang dari 200 peserta ikut dalam pelatihan halal kali ini. Adapun trainernya sendiri didatangkan langsung dari Thailand Halal Standard Association, kantor pariwisata Thailand, asosiasi pariwisata Phuket, Pornthip Sea Store dan beberapa hotel serta resort yang ada di Phuket.

Paiboon berharap pelatihan ini bisa ikut menunjang kemajuan pariwisata di kota Phuket. Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan bagi para turis muslim yang datang ke kota ini. Tidak hanya itu, pengetahuan pelatihan halal yang didapat juga bisa ikut meningkatkan kemajuan para produsen produk halal dalam meningkatkan bisnis mereka. [halal/hidayatullah.com]

Liga Arab: Lieberman Rasis dan Bodoh

Hidayatullah.com--Liga Arab, Selasa (21/9), menyatakan penolakannya terhadap pernyataan Menteri Luar Negeri Zionis Israel, Avigdor Lieberman, yang mengusulkan agar perbatasan antara Israel dan Palestina digambar ulang dan dibicarakan dalam perundingan damai Palestina-Israel. Demikian dilansir Islammemo.cc (21/9).


Dalam rapat mingguan kabinet Israel, Lieberman telah mengusulkan pertukaran wilayah dengan penduduk antara Israel dengan Palestina. Pendirian pertukaran wilayah inilah yang akan dipegang Israel dalam perundingan dengan Palestina, sebagai ganti dari pendirian sebelumnya yang mengusulkan kesetaraan tanah untuk perdamaian.

Penolakan Palestina dan Liga Arab untuk mengakui Israel sebagai negara Yahudi dalam menangani permasalahan penduduk Arab di Israel, merupakan isu sentral pada perundingan langsung Palestina-Israel.

Lieberman menyatakan bahwa Israel masih menghindari pembahasan mengenai masalah penduduk Arab di negeranya. Namun, tambahnya lagi, sekarang sudah waktunya untuk mempertimbangkan negosiasi.

Sebagai bentuk penolakan total atas usulan Lieberman tersebut, Liga Arab menyebut Lieberman dengan "rasis" dan "bodoh".

Perwakilan Sekretaris Jendral untuk Paletina dan wilayah Arab yang diduduki, Muhammad Sabih mengatakan bahwa sikap Israel yang seperti itu adalah bentuk rasisme dan sangat berbahaya, terlebih lagi ketika berlangusngnya perundingan damai di Timur Tengah.

Sabih meminta kepada Amerika Serikat dan Komite Quartet Internasional agar menanggapi masalah serius ini dan menghentikan pernyataan Lieberman yang rasis itu, serta mengambil posisi yang jelas untuk mencegah terulangnya hal-hal seperti ini lagi. [sdz/ismm/hidayatullah.com]

Minggu, 05 September 2010

Lebaran Idul Fitri

Oleh : Herman


Idul Fitri (Bahasa Arab: عيد الفطر ‘Īdu l-Fiṭr) adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda. Pada tanggal 1 Syawal, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan menyelenggarakan Shalat Ied bersama-sama di masjid-masjid, di tanah lapang, atau bahkan jalan raya (terutama di kota besar) apabila area ibadahnya tidak cukup menampung jamaah.

Idul Fitri di Berbagai Wilayah


Asia Tenggara. Di Aceh atau di Indonesia Idul Fitri yang lebih dikenal lagi dengan Lebaran. Umat Islam di Aceh dan pada umumnya di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah. Mulai dua minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung, sehingga pemerintah pun memfasilitasi dengan memperbaiki jalan-jalan yang dilalui. Ada juga yang sibuk dengan menyajikan berbagai macam kue, makanan yang Khas menurut daerahnya masing-masing.

Hari Raya Idul Fitri di Indonesia diperingati sebagai hari libur nasional, yang diperingati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang mayoritas Muslim. Biasanya, penetapan Idul Fitri ditentukan oleh pemerintah, namun beberapa ormas Islam menetapkannya berbeda. Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran, dimana sebagian besar masyarakat pulang kampung (mudik) untuk merayakannya bersama keluarga. Selama perayaan, berbagai hidangan disajikan. Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat, yang memang sangat familiar di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura. Bagi anak-anak, biasanya para orang tua membelikan baju baru dan memberikan uang raya kepada mereka.

Selama perayaan, biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk bersilaturahmi, yang dikenal dengan "halal bi-halal" memohon maaf dan keampunan kepada mereka. Beberapa pejabat negara juga mengadakan open house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Di Malaysia, Singapura, dan Brunei, Idul Fitri dikenal juga dengan sebutan Hari Raya Puasa atau Hari Raya Aidil Fitri. Masyarakat di Malaysia dan Singapura turut merayakannya bersama masyarakat Muslim diseluruh dunia. Seperti di Indonesia, malam sebelum perayaan selalu diteriakkan takbir di masjid ataupun mushala, yang mengungkapkan kemenangan dan kebesaran Tuhan. Diperkampungan, biasanya banyak masyarakat yang menghidupkan pelita atau panjut, atau obor di Indonesia. Banyak bank, perkantoran swasta ataupun pemerintahan yang tutup selama perayaan Idul Fitri hingga akhir minggu perayaan.

Masyarakat disini biasanya saling mengucapkan "Selamat Hari Raya" atau "Salam Aidil Fitri" dan "Maaf lahir dan batin" sebagai ungkapan permohonan maaf kepada sesama. Di Malaysia juga ada tradisi balik kampung, atau mudik di Indonesia. Disini juga ada tradisi pemberian uang oleh para orang tua kepada anak-anak, yang dikenal dengan sebutan duit raya. Umat Muslim adalah minoritas di Filipina, sehingga sebagian besar masyarakat tidak begitu familiar dengan perayaan ini. Namun, perayaan Idul Fitri sudah diatur sebagai hari libur nasional oleh pemerintah dalam Republic Act No. 9177 dan berlaku sejak 13 November 2002.

Asia Selatan. Di Bangladesh, India, dan Pakistan, malam sebelum Idul Fitri disebut Chand Raat, atau malam bulan. Orang-orang mengunjungi berbagai bazar dan mal untuk berbelanja, dengan keluarga dan anak-anak mereka. Para perempuan, terutama yang muda, seringkali satu sama lain mengecat tangan mereka dengan bahan tradisional hennadan serta memakai rantai yang warna-warni.

Cara yang paling populer di Asia Selatan selama perayaan Idul Fitri adalah dengan mengucapkan Eid Mubarak kepada yang lain. Anak-anak didorong untuk menyambut para orang tua. Didalam penyambutan ini, mereka juga berharap untuk memperoleh uang, yang disebut Eidi, dari para orang tua.

Di pagi Idul Fitri, setelah mandi dan bersih, setiap Muslim didorong untuk menggunakan pakaian baru, bila mereka bisa mengusahakannya. Sebagai alternatif, mereka boleh menggunakan pakaian yang bersih, yang telah dicuci. Orang tua dan anak laki-laki pergi ke masjid atau lapangan terbuka, tradisi ini disebut Eidgah, shalat Ied, berterimakasih kepada Allah karena diberi kesempatan beribadah di bulan Ramadhan dengan penuh arti. Setiap Muslim diwajibkan untuk membayar Zakat Fitri atau Zakat Fitra kepada fakir miski, sehingga mereka dapat juga turut merayakan hari kemenangan ini.

Setelah shalat, perkumpulan itu dibubarkan dansetiap Muslim saling bertamu dan menyambut satu sama lain termasuk anggota keluarga, anak-anak, orang tua, teman dan tetangga mereka.

Sebagian Muslim juga berziarah ke makam anggota keluarga mereka untuk berdoa bagi keselamatan almarhum. Biasanya, anak-anak mengunjungi sanak keluarga dan tetangga yang lebih tua untuk meminta maaf dan mengucapkan salam.

Setelah bertemu dengan teman dan sanak keluarganya, banyak orang yang pergi ke pesta-pesta, karnaval, dan perayaan khusus di taman-taman (dengan bertamasya, kembang api, mercon, dan lain-lain). Di Bangladesh, India, dan Pakistan, banyak dilakukan bazar, sebagai puncak Idul Fitri. Sebagian Muslim juga memanfaatkan perayaan ini untuk mendistribusikan zakat mal, zakat atas kekayaannya, kepada orang-orang miskin.

Dengan cara ini, para Muslim di Asia Selatan merayakan Idul Fitri dalam suasana yang meriah, sebagai ungkapan terimakasih kepada Allah, dan mengajak keluarga mereka, teman, dan para fakir miskin, sebagai rasa kebersamaan.

Cina

Kaum Muslim adalah minoritas di Cina, sehingga perayaan hari raya Idul Fitri tidak terlalu meriah. Ada keunikan tersendiri dengan Muslim di Cina, yakni mereka merayakan hari raya kurban atau Idul Adha lebih meriah dibanding Idul Fitri.

Eropa

Di Eropa, perayaan Idul Fitri tidak dilakukan dengan begitu semarak. Di Inggris misalnya, Idul Fitri tidak diperingati sebagai hari libur nasional. Kaum muslimin di Inggris harus mencari informasi tentang hari Idul Fitri. Biasanya, informasi ini didapat dari Islamic Centre terdekat atau dari milis Islam. Idul Fitri dirayakan secara sederhana di Inggris. Khutbah disampaikan oleh Imam masjid setempat, dilanjutkan dengan bersalam-salaman. Biasanya di satu area dimana terdapat banyak kaum Muslimin disana, kantor-kantor dan beberapa sekolah di area tersebut akan memberikan satu hari libur untuk kaum muslimin. Untuk menentukan hari Idul Fitri sendiri, para ulama dan para ahli agama Islam sering mengadakan rukyat hisab untuk menentukan hari raya Idul Fitri.

Turki

Di Turki, Idul Fitri dikenal dengan sebutan Bayram (dari bahasa Turki). Biasanya setiap orang akan saling mengucapkan "Bayramınız Kutlu Olsun", "Mutlu Bayramlar", atau "Bayramınız Mübarek Olsun". Pada Idul Fitri, masyarakat biasanya menggunakan pakaian terbaik mereka (dikenal sebagai Bayramlik) dan saling kunjung mengunjungi ketempat orang-orang yang mereka kasihi seperti keluarga, tetangga, dan teman-teman mereka serta menziarahi kuburan keluarganya yang telah tiada.

Pada masa itu, orang yang lebih muda akan mencium tangan kanan mereka yang lebih tua dan menempatkannya di dahi mereka selagi mengucapkan salam Bayram. Para anak-anak kecil juga biasa mendatangi rumah-rumah disekitar lingkungannya untuk mengucapkan salam, dimana mereka biasanya diberikan permen, cokelat, permen tradisional seperti Baklava dan Lokum, atau sejumlah kecil uang.

Amerika


Amerika Utara

Umat Muslim di Amerika Utara pada umumnya merayakan Idul Fitri dengan cara yang tenang dan khidmat. Karena penetapan hari raya bergantung pada peninjauan bulan, seringkali banyak masyarakat tidak sadar bahwa hari berikutnya sudah Idul Fitri. Masyarakat menggunakan metode yang berbeda untuk menentukan penghujung Ramadhan dan permulaan Syawal. Orang Amerika Utara yang berada di wilayah timur bisa jadi merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dibanding mereka yang di wilayah barat. Pada umumnya, penghujung Ramadhan diumumkan via e-mail, website, atau melalui sambungan telepon.

Umumnya, keluarga Muslim di Barat akan bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan makanan kecil. Setiap orang didorong untuk berpakaian formal dan baru. Banyak keluarga-keluarga yang memakai pakaian tradisional dari negara mereka, karena kebanyakan Muslim disana ialah imigran. Selanjutnya mereka akan pergi ke majlis yang paling dekat untuk shalat. Shalat itu bisa diadakan di masjid lokal, ruang pertemuan hotel, gelanggang, ataupun stadion lokal.

Shalat Idul Fitri sangat penting, dan umat Muslim didorong untuk shalat Id memohon ampunan dan pahala. Setelah shalat, ada kutbah dimana imam memberikan nasihat bagi jamaahnya dan biasanya didorong untuk mengakhiri setiap kebencian ataupun kesalahan lampau yang mungkin mereka punya. Setelah shalat dan kutbah, para jamaah saling memeluk dan satu sama lain saling mengucapkan selamat Idul Fitri. Muslim di Amerika Utara juga merayakan Idul Fitri dengan cara saling memberi dan menerima hadiah kepada keluarga. (Dari Berbagai Sumber)

Sabtu, 04 September 2010

Ramadhan Telah Berakhir

Oleh : Herman


Ramadhan bulan yang penuh dengan Rahmat, Maqfirah dan ‘Itqun minan - naar telah kita jalanin dengan baik, ibadah demi ibadah telah kita lakukan ikhlas hati, untuk mendapatkan ampunan dari Sang Maha Pencipta. Dalam bulan yang suci yang telah kita tinggalkan dengan penuh rasa haru, karena belum tentu kita kedepan bisa jumpa lagi bersama bulan yang penuh dengan rahmat ini.


Ramadhan yang penuh berkah harus kita jadikan sebagai momentum untuk menyelamatkan masyarakat dengan melakukan taqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah), baik dengan taubat, munajat dan menjalankan sejumlah peribadatan maupun dengan khidmat yakni memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat agar kehidupan kita betul-betul dapat dirasakan manfaatnya bagi orang lain dan perbaikan masyarakat dapat kita wujudkan dari waktu ke waktu, baik perbaikan diri, keluarga, masyarakat maupun bangsa dan negara.


Dalam bulan Ramadhan, kenapa dikatakan bulan yang penuh dengan rahmat dan maqfirah? Karena bulan Ramadhan lain dari bulan – bulan lain, dalam bulan Ramadhan dilipat gandakan pahala oleh Allah, dari yang sunat dinilai dengan pahala wajib apa lagi dengan yang wajib. Subhanallah.


Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat-sangat istimewa, karena selain malam yang pertama kali turunnya Al-Qur’an, juga ada malam yang emang betul-betul istimewa dari seribu malam yaitu malam Lailatul Qadar, bila kita bertemu dengan malam tersebut sama dengan melakukan ibadah 70 tahun lamanya, semoga kita senantiasa selalu berdo’a semoga Ramadhan yang akan datang kita juga bisa merasakan dengan baik juga.


Kita patut bersedih sebagai umat Islam, karena bulan yang kita cintai talah meninggalkan kita, sekarang kita harus berpikir apakah amalan – amalan yang telah kita lakukan didalam bulan Ramadhan yang lalu, penuh dengan amalan-amalan yang baik atau pun amalan yang tidak di Ridhai oleh Allah, kita harus mengintrofeksi diri kejalan yang baik.

Ada juga sebagian umat Islam biasa-biasa aja karena mereka tidak memikirkan apa yang telah Allah berikan kepada kita untuk kebaikan dunia dan akhirat nanti. Mereka tidak menggunakan pikiran yang positif, yang sehat, mereka selalu ingin hidup senang dengan kemaksiatan yang telah mereka lakukan didunia ini. Sedangkan Allah sendiri telah berjanji dalam Al-Qur’an, “Tidak akan mengubah sesuatu kaum kalau kaum itu tidak mengubahnya sendiri”. Maka kita harus berpikir dengan jernis dan dengan jiwa yang sehat. Supaya kita selalu diberi berkah oleh Allah SWT.


Sekarang bulan yang penuh dengan Rahmat telah meninggalkan kita. Kita semua telah suci karena dalam Bulan Ramadhan kita juga telah membayar Zakat Fitrah untuk sucikan kembali diri kita seperti kertas putih. Semoga kita lebih baik dalam menjalanin hidup ini untuk kedepan, karena dengan adanya bulan Ramadhan kita bisa belajar karena bulan Ramadhan disebut juga dengan bulan Pendidikan atau bulan untuk melatih diri dalam kebaikan, kita do’akan kepada Allah tahun depan kita semua dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Amin Ya Rabbal ‘Alamin…..